Postingan

IBADAH TANPA ILMU [1]

بسم الله الرحمن الرحيم 1. Telah dinukil dari Imam Ghozali dan ulama' lainnya bahwasanya kaum muslimin (ulama) telah sepakat atas : لا يجوز لأحد الإقدام على فعل حتى يعلم حكم الله فيه. *Tidak diperbolehkannya seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan hingga dia mengetahui hukum Allah di dalamnya.* <Fath al Allam: 4/142> 2. Umar bin Khattab berkata:  لا يبعْ فى سوقنا ولا يشترِ من لم يتفقه فإن من لم يتفقه أكل الربا وهو لا يعلم *"Orang yang tidak mengerti hukum (agama) tidak diperkenankan melakukan transaksi jual beli di pasar kami, karena sesungguhnya orang yang tidak mengerti hukum akan makan riba tanpa menyadarinya"* <alNashaih alDiniyah: 328> 3. Umar bin Abdul Aziz berkata:  من عمل على غير علم كان ما يُفسده أكثرَ مما يُصلحه *"Barang siapa beramal tanpa didasari oleh ilmu, maka sesuatu yang merusaknya lebih banyak daripada sesuatu yang memperbaikinya."*  <Fath al 'Allam: 4/142> 4. Andaikan ada seseorang yang beribadah kepada Allah  seperti ib...

CARA MENCARI SAHABAT | Kajian terjemah Fawaidul Mukhtaroh

 Rangkuman pesan singkat Habib Taufiq bin Abdul Qadir Assegaf *-Bersahabatlah dengan seseorang yang memiliki 5 sifat ini :* 1.العقل ، فلا خير في صحبة الأحمق : Bersahabatlah dengan orang yang pintar karena tidak ada manfa’at kita berteman dengan orang yang bodoh, yang akhirnya akan menyebabkan pertentangan dan perdebatan, العدو العاقل خير من الصادق الجاهل Musuh yang pintar lebih baik dari pada teman yang bodoh, karena jika kita bertemu dengan orang yang pandai walaupun dia musuh kita akan mendapatkan manfa’at dari kepandaiannya. Tetapi jika kita berteman dengan orang bodoh kita akan terpeleset karena kebodohannya. 2.الصلاح ، فلا تصحب فاسقا Bersahabatlah dengan orang yang soleh, jangan berteman dengan orang yang suka berbuat dosa, karena seseorang yang tidak takut kepada Allah tidak akan dapat dipercaya sebagaimana Allah SWT mengingatkan kepada Nabi Muhammad ﷺ : وَلاَ تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا dan janganlah kamu mengik...

MATINYA HATI SEBAB SEPULUH PERKARA

 ﻣﺮ ﺇﺑﺮﺍﻫﻴﻢ ﺑﻦ ﺃﺩﻫﻢ -ﺭﺣﻤﻪ ﺍللّٰه تعالى- ﺑﺴﻮﻕ ﺍﻟﺒﺼﺮﺓ؛ ﻓﺎﺟﺘﻤﻊ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺇﻟﻴﻪ، ﻭﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻳﺎ ﺃﺑﺎ ﺇﺳﺤﺎﻕ: ﻣﺎ ﻟﻨﺎ ﻧﺪﻋﻮﺍ ﻓﻼ ﻳُﺴﺘﺠﺎﺏ ﻟﻨﺎ؟. Ibrahim bin Adham Rohimahullohu ta'ala melewati pasar di kota Bashroh, maka manusia berkumpul padanya kemudian mereka berkata :  "Wahai Abu Ishaq, mengapa kami berdo'a akan tetapi tidak dikabulkan ?". ﻗﺎﻝ: "لإﻥ ﻗﻠﻮﺑﻜﻢ ﻣﺎﺗﺖ ﺑﻌﺸﺮﺓ ﺃﺷﻴﺎﺀ!. ﻗﺎﻟﻮﺍ: ﻭﻣﺎ ﻫﻲ؟!‏ Ibrahim bin Adham berkata :  "Karena hati-hati kalian telah mati disebabkan 10 perkara." Mereka pun bertanya : "Apakah itu ?" Beliau menjawab: ١.ﺃﻧﻜﻢ ﻋﺮﻓﺘﻢ ﺍللّٰه, ﻓﻠﻢ ﺗﺆﺩّﻭﺍ ﺣﻘّﻪ. ‏٢.ﺯﻋﻤﺘﻢ ﺃﻧﻜﻢ ﺗﺤﺒّﻮﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠّٰﻪ -ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠّٰﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ-، ﺛﻢ ﺗﺮﻛﺘﻢ ﺳﻨّﺘﻪ. ‏٣.ﻗﺮﺃﺗﻢ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ، ﻭﻟﻢ ﺗﻌﻤﻠﻮﺍ ﺑﻪ. ‏٤.ﺃﻛﻠﺘﻢ ﻧﻌﻤﺔ الله، ﻭﻟﻢ ﺗﺆﺩّﻭﺍ ﺷﻜﺮﻫﺎ. ‏٥.ﻗﻠﺘﻢ ﺇﻥّ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ ﻋﺪﻭّﻛﻢ، ﻭﻭﺍﻓﻘﺘﻤﻮﻩ. ‏٦.ﻗﻠﺘﻢ ﺇﻥ ﺍﻟﺠﻨّﺔ ﺣﻖ، ﻓﻠﻢ ﺗﻌﻤﻠﻮﺍ ﻟﻬﺎ. ‏٧.ﻗﻠﺘﻢ ﺇﻥ ﺍﻟﻨّﺎﺭ ﺣﻖ، ﻭﻟﻢ ﺗﻬﺮﺑﻮﺍ ﻣﻨﻬﺎ. ‏٨.ﻗﻠﺘﻢ ﺇﻥ ﺍﻟﻤﻮﺕ ﺣﻖ، ﻓﻠﻢ ﺗﺴﺘﻌﺪّﻭﺍ ﻟﻪ. ‏٩.ﺍﻧﺘﺒﻬﺘﻢ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﻮﻡ، ﻭﺍﺷﺘﻐﻠﺘﻢ ﺑﻌﻴﻮﺏ ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻭﺗﺮﻛﺘﻢ ﻋﻴﻮﺑﻜﻢ. ‏١٠.ﺩﻓﻨﺘﻢ ﻣﻮﺗﺎﻛﻢ، ﻭﻟﻢ ﺗﻌﺘﺒﺮﻭﺍ ﺑﻬﻢ". 1....

Keutamaan Ilmu dan Mengajar

 *KEUTAMAAN ILMU DAN MENGAJAR [3]* *Pertemuan ke 3 Hal : 13* 8. Amirul Mukminin al-Imam Ali bin Abi Tholib berkata:  العلم خير من المال، العلم يحرسك وانت تحرس المال، العلم يزكو على الإنفاق والمال تُنقصه النفقة، العلم حاكم والمال محكوم عليه. *"Ilmu itu lebih baik daripada harta,* ilmu menjagamu sedangkan engkau menjaga harta, *ilmu akan bertambah dengan diinfaqkan (disebarkan)* sedangkan harta berkurang dengan diinfaqkan (dibelanjakan), ilmu menghukumi sedangkan harta sesuatu yang dihukumi" <al-Manhaj as-Sawij: 89> keterangan senada di <al-Nashaih al Diniyah: 100>  9. Syekh Abdul Qodir AlJailani berkata: "Tampak kepadaku cahaya yang sangat besar memenuhi cakrawala dan menggantung pada cahaya itu suatu benda yang memanggilku: "Wahai Abdul Qodir, aku adalah tuhanmu dan sungguh telah aku halalkan bagimu segala sesuatu yang haram, maka aku berkata: Menyingkirlah hai yang dilaknat, tiba-tiba cahaya itu menjadi gelap dan benda itu berubah menjadi asap, kemudian...

Kajian terjemah Fawaidul Mukhtaroh Part 4

 Ibnu Manzhur رحمه الله berkata: *“Kefasikan adalah kedurhakaan dan keluar dari perintah Alloh عز وجل dan keluar dari jalan yang benar.”* (Lisanul Arob”/10/hal. 308). Al Qurthubiy رحمه الله berkata: *“Kefasikan dalam adat penggunaan syariat adalah: keluar dari ketaatan pada Alloh عز وجل . Bisa jadi bermakna keluar dari Islam, kufur, dan bisa pula keluar yang bermakna kemaksiatan saja.”* (“Al Jami\ Li Ahkamil Qur’an”/1/hal. 246). Syaikh Ali Jum'ah berkata: Orang yang menjalankan hakikat tanpa syariat disebut zindiq, karena syariat merupakan salah satu pokok utama perjalanan menuju Allah Ta'ala. Syariat adalah start dari segala tahapan setelahnya, dan di situlah tersimpan segala yang diakui baik. Ia tidak boleh ditinggalkan. Syariatlah yang melegalisasi perjalanan sufi, sekaligus yang menjawab tuduhan tidak benar yang diarahkan kepadanya. Dan seharusnya kita melihat perjalanan sufi yang sedang menapaki jalan menuju Allah dengan hal ini. *Zindiq, sebetulnya ia adalah nama lain dar...

Kajian terjemah Fawaidul Mukhtaroh Part 3

 أوحى الله إلى داود تعلم العلم النافع قال : ما العلم النافع ؟ قال أن تعرف جلالي وعظمتي وكبريائي وكمال قدرتي على كل شئ ، فهذا الذي يقربك إلي. Allah memberi wahyu pada Dadud As. “Carilah ilmu yang manfaat !”. “Apakah ilmu manfaat itu ? “ Tanya Daud As pada Allah. ”Bila engakau mengenal kebesaranKu, keagunganKu, KemuliaanKu serta kesempurnaan kuasaKu pada setiap hal, itulah ilmu yang membuatmu semakin dekat padaKu” jawab Allah Ta’aala. قال الغزالي : العلم النافع هو ما يتعلق بالآخرة وهو علم أحوال القلب وأخلاقه المذمومة والمحمودة وما هو مرضي عند الله وذلك خارج عن ولاية الفقيه Imam alGhazali berkata “Ilmu manfaat adalah ilmu yang berhubungan dengan akhirat, ilmu untuk mengetahui keadaan hati, tingkah laku pemiliknya termasuk tercela atau terpuji, mengetahui yang diridhai Allah, ilmu ini sudah diluar ranah ilmu fiqih” العلم النافع هو ما باشر القلب فأوجب لها السكينة والخشية والإخبات لله تعالى والتواضع والانكسار له Ilmu manfaat itu adalah ilmu yg dpt menenangkan hati, takut dan tunduk kpd A...

Kajian terjemah Fawaidul Mukhtaroh Part 2

 *Belajar ➡Mengamalkan ilmu ➡ mengajarkan ilmu* إعلم أن من أجل ثمرات العلم وفوائده تعليمه وبذله للناس، فذلك من افضل القربات، الموصلة الى ارفع المقامات، ويكفى فى شرف ذلك قول النبي عليه الصلاة والسلام «انما بعثت معلما». Ketahuilah! bahwa di antara buah terbesar dari ilmu dan manfaat- manfaatnya adalah mengajarkan dan memberikannya kepada manusia. Itu termasuk ibadah yang paling utama, yang dapat menyampaikan pada derajat tertinggi. Cukuplah menunjukkan kemuliaan hal itu sabda Nabi Muhammad ﷺ : *"Sesungguhnya aku diutus sebagai pengajar."* وقال عيسى عليه السلام«من تعلم وعمل وعلّم يدعى عظيما فى ملكوت السموات» فينبغى للعالم أن يعمل بعلمه أولا، ثم يعلّم غيره لكى ينتفع ذلك الغير به، فيبقى له الأجر ويستمر له الثواب مادام يُنتفع بعلمه الى يوم المآب. Nabi Isa as. mengatakan, "Barangsiapa yang belajar, mengamalkan ilmu pada diri sendiri dan mengajarkan pada orang lain maka ia diseru sebagai seorang yang agung di alam langit." Seseorang yang berilmu hendaklah mengamalkan ilmun...